Rembuk Stunting Nagari: Bersama Cegah Stunting untuk Masa Depan Anak yang Lebih Baik
1. Apa Itu Rembuk Stunting Nagari?
Rembuk Stunting Nagari adalah forum musyawarah yang melibatkan pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di nagari.
Kegiatan ini bertujuan menyusun komitmen bersama dan menentukan program prioritas agar angka stunting dapat ditekan melalui intervensi yang tepat sasaran.
2. Pelaksanaan Rembuk Stunting nagari
Pada hari Senin, 28 April 2026, Pemerintah Nagari Lubuk Gadang mengadakan kegiatan Rembuk Stunting di Gedung Nasional Lubuk Gadang. Acara dihadiri oleh:
- Wali Nagari
- Pendamping Desa
- Bidan Desa
- Kader Posyandu
- Bamus
- PKK
- Tokoh masyarakat
- Wali Jorong
- Perwakilan keluarga balita
Kegiatan berlangsung secara aktif dan partisipatif dengan fokus pada identifikasi masalah gizi dan kesehatan anak di Nagari.
3. Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari Rembuk Stunting Nagari antara lain:
a. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga usia balita.
b. Menyusun Program Prioritas
Menentukan kegiatan prioritas nagari yang mendukung percepatan penurunan stunting.
c. Memperkuat Kerja Sama
Mendorong sinergi antara pemerintah nagari, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
4. Hasil Kesepakatan Rembuk Stunting
Beberapa hasil kesepakatan dalam kegiatan ini yaitu:
|
No. |
Daftar usulan kegiatan Intervensi specifik
Percepatan Penurunan Stunting |
Daftar usulan
kegiatan Intervensi sensitif Percepatan Penurunan Stunting |
|
1. |
Permintaan Tikar/Karpet |
Permintaan pembangunan tempat posyandu |
|
2. |
Pemantau rutin dari bidan untuk anak 0-5 tahun |
Permintaan pembangunan WC keluarga sasaran |
|
3. |
Permintaan sosialisasi sex education remaja |
|
|
4. |
Sosialisasi suntik calon pengantin |
|
|
5. |
Konseling gizi ibu hamil |
|
|
6. |
Sosialisasi dan edukasi pola asuh anak, dan keluarga sasaran |
|
|
7. |
Permintaan tambahan honor untuk kader BKB dan kader
posyandu |
|
|
8. |
Penguatan peran kader kesehatan |
|
Program-program tersebut akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan nagari tahun berikutnya.
5. Pentingnya Peran Masyarakat
Pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Orang tua diharapkan memperhatikan:
- Pola makan anak
- Kebersihan lingkungan
- Pemeriksaan kesehatan rutin
- Pemberian ASI eksklusif
- Imunisasi lengkap
Dengan kerja sama yang baik, desa dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas
6. Dokumentasi Kegiatan
📸 Foto kegiatan rembuk stunting
📸 Diskusi kelompok masyarakat
📸 Penyampaian materi kesehatan
7. Penutup
Melalui kegiatan Rembuk Stunting Desa, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan anak dan mampu bersama-sama mencegah stunting demi masa depan Nagari yang lebih baik.
“Mencegah Stunting Dimulai Dari Nagari.”


.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar